Langsung ke konten utama

MIUI 10 Testing Lock Screen Clock Customisation, Face Unlock Notification Management Report

Seperti siklus tahunan yang selama ini berlangsung, MIUI terbaru sebentar lagi bakal dirilis oleh Xiaomi, yakni versi 11. Namun, secara resmi, tak semua smartphone Xiaomi kebagian pembaharuan MIUI 11. Apa saja daftar smartphonenya?


MIUI 10 has been spotted adding a few new features for testing, and the Downgrade MIUI Home app code hints at the additions of home screen swipe gestures and the possible return of Child Mode in the future. MIUI 10 9.5.1 Developer ROM adds the ability to customise the lock screen clock, and the ability to see notifications with face unlock as well. These features are available on the China Developer ROM only for now on the Xiaomi Mi 9, and it should be added to beta and stable versions after sufficient testing, if deemed worthy of course.

XDA Developers reports that the MIUI 10 9.5.1 Developer ROM in China gets the ability to adjust the clock widget on the lock screen. Users can choose between ‘Centered', ‘Left-Aligned', and ‘Vertical' orientations in the widget. This feature is set to arrive with Android Q, and Xiaomi looks to offer its users the same, without actually updating the Android version.

The new developer ROM for Mi 9 users also brings better notification management. This new feature will allow you take a peek at the notification contents using face unlock. Up until now, users could completely show or hide notification content, but with this new feature, you will be able it see details in the notification once the face lock mechanism verifies your face.

Digging into the code of the MIUI Home app, the publication also found that the MIUI team is looking to bring swipe gestures controls and Child Mode. These new gesture controls will allow users to launch apps, open the notification shade, or open a system-wide search by swiping up or down on the home screen of the MIUI launcher.

Lastly, the code also includes references https://www.termudah.com/2019/03/cara-downgrade-miui.html about a Kid space, indicating that Child Mode could return. MIUI 9 had Child Mode allowing parents to lock many apps with a pattern or pin code. It is unsure whether this feature will return with MIUI 10 future update or with MIUI 11. Both these features aren't enabled in the latest MIUI 10 nightly, so it may still be under development.

Mengutip dari GSMArena (05/04/19), Xiaomi dikabarkan baru saja mengumumkan setidaknya ada 7 tipe smartphone yang tak lagi didukung secara resmi oleh mereka. Dan hal itu diutarakan melalui forum komunitas resmi Xiaomi.

Biasanya, Xiaomi masih memberikan pembaharuan pada smartphone yang berusia 5 tahun. Namun kali ini, tampaknya mereka tak lagi melakukannya. Sebab, beberapa tipe smartphone yang tidak mendapatkan pembaharuan ke MIUI 11 tersebut umurnya masih kurang dari 5 tahun.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Merk Coklat Batang yang Paling Enak untuk Makanan

Suka membuat kue sendiri di rumah? Tentu saja Anda akan memerlukan bahan-bahan yang biasa dibeli di toko bahan-bahan kue, seperti tepung, mentega, baking soda, sampai dengan coklat batang khusus untuk membuat kue. Namun, informasi mengenai merk coklat batang yang enak untuk memasak ternyata masih sangat minim tersebar di internet. 5 Merk Coklat Batang yang Paling Enak untuk Makanan  1. Colatta Professional Chocolates Dewasa ini, Anda tidak perlu pusing saat harus mencari merk coklat batang yang enak untuk keperluan membuat kue atau memasak hidangan lain. Pasalnya, sekarang sudah banyak dijual Colatta Professional Chocolates di berbagai supermarket. Merk ini memang sangat terkenal menyajikan beragam coklat blok dengan berbagai jenis. Varian yang ditawarkan Colatta Professional Chocolates ada bermacam-macam, mulai dari Dark, Milk, White, sampai dengan Strawberry Flavored. Selain itu, harga produk ini juga cukup terjangkau. Produk coklat dari Colatta ini mudah diolah menjadi ...

Tahukah Kalian Sejarah Coklat Toblerone? Sejarah Coklat Toblerone

Siapa sih yang engga suka dengan Coklat Toblerone ? Coklat berbentuk segitiga yang unik dan rasa yang khas ini sudah memiliki penggemar di belahan dunia. Tahukah kalian sejarah si coklat segitiga ini? Coklat ini pertama diciptakan oleh Theodor Tobler dan Emil Baumann di Bern, di Swiss pada 1907. Mereka mengembangkan rasa cokelat susu unik yang dicampur dengan nougat, almond, dan madu. Nama Toblerone sendiri merupakan penggabungan dari kata Tobler yaitu nama si pencipta dan Torrone dari bahasa italia yang merupakan sejenis nougat. Toblerone merupakan produk coklat batangan pertama yang mengambil bentuk berbeda dari biasanya dan menjadi ikonik yang konon katanya terinspirasi dari Matterhorn di Pegunungan Alpen dan juga logo Toblerone mengandung gambar beruang yang tersembunyi yang melambangkan kota Bern di Swiss. Coklat Toblerone ini gak cuma memiliki rasa yang manis tapi coklat ini juga merupakan pioner dari produk coklat berisi. Sejak 1970-an sudah dipasarkan berbagai varias...

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...