Langsung ke konten utama

Ada Rumah Papua di Eling Bening Semarang, Really?


Bagi anak milenial, berwisata sambil berburu tempat-tempat Instagramable sudah menjadi gaya hidup. Berfoto di puncak gunung, landmark unik, hingga hamparan sawah sudah menjadi hal biasa.

Beberapa daerah di Indonesia pun banyak menyajikan objek wisata Instagramable. Salah satunya di Eling Bening Semarang. Eling Bening adalah sebuah kawasan wisata yang memadukan wisata hiburan keluarga, kuliner dan pemandangan alam. Sangat menarik dari Eling Bening adalah keberadaannya yang terletak di perbukitan dengan pemandangan alam khas pegunungan.

Berwisata di kawasan yang memiliki luas 10 hektare ini menyediakan kebutuhan wisata baik untuk keluarga maupun dengan teman. Di sini traveler dapat menikmati fasilitas camping ground, kolam bertingkat, hill tracking area, archery area, flying fox, stage ceremonial and show, dan area children play ground. Bahkan, spot foto Instagramable juga ada di sini seperti rumah Honai yang legendaris di Papua.

"Sudah pernah foto di sini? Namanya rumah Honai. Ini adalah rumah khas Papua. Dari sini kita bisa melihat hamparan Rawa Pening dan deretan pegunungan. Akhir pekan memang saatnya untuk menyegarkan pikiran. Berburu tempat foto yang seru dan pemandangan alam yang indah," tulis Instagram @WisataSemarang, dikutip Senin (10/9/2018).

Ketika berada di sini, traveler tak hanya berburu spot Instagramable. Anda juga akan disajikan dengan pemandangan alam menakjubkan seperti Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, serta Gunung Andong. Apalagi lokasinya dekat dengan Rawa Pening, yang memiliki daya pikat rawa dikelilingi hutan dan perbukitan.

Wisata Eling Bening https://jambukalamat.blogspot.com/2019/01/jam-buka-eling-bening.html terletak di Jalan Sarjono, Ambarawa, Semarang Provinsi Jawa Tengah. Untuk rute menuju Eling Bening, Anda dapat melalui terminal Bawen ke arah Ambarawa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...

Tahukah Kalian Sejarah Coklat Toblerone? Sejarah Coklat Toblerone

Siapa sih yang engga suka dengan Coklat Toblerone ? Coklat berbentuk segitiga yang unik dan rasa yang khas ini sudah memiliki penggemar di belahan dunia. Tahukah kalian sejarah si coklat segitiga ini? Coklat ini pertama diciptakan oleh Theodor Tobler dan Emil Baumann di Bern, di Swiss pada 1907. Mereka mengembangkan rasa cokelat susu unik yang dicampur dengan nougat, almond, dan madu. Nama Toblerone sendiri merupakan penggabungan dari kata Tobler yaitu nama si pencipta dan Torrone dari bahasa italia yang merupakan sejenis nougat. Toblerone merupakan produk coklat batangan pertama yang mengambil bentuk berbeda dari biasanya dan menjadi ikonik yang konon katanya terinspirasi dari Matterhorn di Pegunungan Alpen dan juga logo Toblerone mengandung gambar beruang yang tersembunyi yang melambangkan kota Bern di Swiss. Coklat Toblerone ini gak cuma memiliki rasa yang manis tapi coklat ini juga merupakan pioner dari produk coklat berisi. Sejak 1970-an sudah dipasarkan berbagai varias...

Warga di Aceh Tenggara Keluhkan Buruknya Jaringan Telkomsel

Sejumlah warga di Kabupaten Aceh Tenggara, mengeluhkan jaringan provider Telkomsel yang kerap alami gangguan di daerah itu. Pelanggan berharap keluhan ini dapat secepatnya diperbaiki pihak terkait. “Sudah sangat sering jaringan Telkomsel rusak di sini. Tentu membuat kami pelanggan rugi karena buruknya jaringan di Aceh Tenggara,” kata Suharto, salah satu warga di Kutacane, Sabtu (12/1/2019). Dijelaskan, buruknya jaringan di daerah itu juga tanpa ada informasi apapun dari pihak perusahaan jaringan terkait. Menurutnya perusahaan penyedia jaringan sudah melanggar undang- undang tentang konsumen. (Baca: Cara Beli Paket Nelpon Telkomsel _ “Seharusnya kalaupun rusak, pihak perusahaan penyediaan jaringan memberitahukan apa sebab-musababnya. Begitu juga berapa lama masalah ini bisa teratasi,” jelasnya yang diaminkan warga lainnya. Buruknya jaringan ini membuat pihaknya sulit menghubungi rekan kerjanya melalui telepon seluler. Dia juga merugi karena telah membeli paket nelpon harian,...