Langsung ke konten utama

Tarif JNE Ongkirnya Naik 20% Mulai 15 Januari 2019, Mahalkah?


Perusahaan yang bergerak dalam bidang pengiriman dan logistik JNE menaikkan tarif atau ongkos kirim baru mulai 15 Januari 2019 pukul 00:01 WIB, menyusul dengan adanya kenaikan tarif SMU (Surat Muatan Udara) atau biaya kargo udara sebesar rata – rata kurang lebih 70 persen.

Hal ini dijelaskan Head of Media Relations Department JNE Hendrianida Primanti dalam rilis pers yang diterima Tirto pada Rabu (16/1/2019).

Penyesuaian tarif pengiriman JNE berlaku untuk service Regular, OKE, dan YES. Penyesuaian tarif tersebut berlaku untuk pengiriman paket dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi) ke seluruh tujuan dalam negeri.

Sementara untuk pengiriman paket dalam kota atau antarkota dalam Jabodetabek tetap berlaku tarif normal.

"Besaran kenaikan tarif dari Jabodetabek, tergantung pada tujuan pengiriman paket dan jenis layanan yang digunakan dengan kenaikan rata-rata sebesar 20%," kata Primanti.

Baca juga: Cara Mengecek Kiriman JNE

M. Feriadi, Presiden Direktur JNE, menyampaikan langkat tersebut diambil demi mempertahankan dan terus meningkatkan kualitas pelayanan serta melanjutkan berbagai inovasi mau pun pengembangan JNE di berbagai bidang, maka kebijakan melakukan penyesuaian tarif pengiriman paket atau ongkos kirim dilakukan.

"Langkah ini harus dilakukan untuk menyesuaikan berbagai biaya operasional yang turut meningkat seiring dengan kenaikan biaya kargo udara yang diberlakukan oleh pihak maskapai penerbangan," tuturnya.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir, JNE telah beberapa kali menaikan tarif pengiriman atau ongkos kirim. Di dorong oleh berbagai faktor, baik eksternal mau pun internal, maka pada tahun 2008, ongkos kirim JNE dinaikan sebesar 17% dan di tahun 2013 naik kembali sebesar 10% -15 %. Kemudian tahun 2015 atau 3 tahun yang lalu, JNE juga menaikan ongkos kirim sebesar 10% -15%.

Sebelumnya JNE juga pernah menurunkan tarif pengiriman. Besaran penurunan ongkos kirim JNE sebesar rata – rata 17% diberlakukan untuk pengiriman dari Jabodetabek ke beberapa tujuan.

Ia menuturkan, selain penyesuaian tarif, JNE https://www.termudah.com/2019/02/cara-mengecek-kiriman-jne-sampai-mana.html juga memilih moda transportasi alternatif untuk paket dengan tujuan yang memungkinkan dikirimkan menggunakan selain pesawat terbang, dan menyusun rencana untuk menyediakan angkutan “freighter” yang dapat digunakan secara bersama – sama oleh anggota Asperindo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...

Mengungkap Kacamata Pintar Terbaru BMW: Motorrad Connected Ride Smartglasses

BMW telah meluncurkan inovasi terbarunya, yaitu kacamata pintar yang dirancang khusus bagi pengendara sepeda motor, diberi nama Motorrad Connected Ride Smartglasses. Kacamata ini dilengkapi dengan teknologi head-up display (HUD) yang memberikan tampilan data secara transparan tanpa mengharuskan pengendara melihat ke bawah seperti pada dashboard konvensional. Dalam pernyataan resmi, BMW menyatakan bahwa kacamata ini mampu memproyeksikan data penting seperti navigasi, kecepatan, atau persneling langsung ke bidang penglihatan pengendara, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Motorrad Connected Ride Smartglasses dapat dengan mudah terhubung ke ponsel pintar melalui koneksi Bluetooth dan aplikasi yang disediakan. Pengendara dapat mengatur proyeksi dan menyesuaikan pengaturan kacamata baik sebelum atau saat berkendara melalui pengontrol yang terletak di setang sepeda motor. Dengan antarmuka pengguna yang individual dan fungsionalitas tingkat tinggi, kacamata pintar ini memberik...

SHAREit 4.0 Bisa Transfer 200 Kali Lebih Cepat dari Bluetooth

SHAREit baru saja merilis pembaruan versi 4.0. Aplikasi sharing file lintas platform ini diklaim mampu mentransfer file dengan kecepatan tertinggi mencapai 20MB per detik atau 200 kali lebih cepat dari Bluetooth. Sementara pada versi sebelumnya, katanya 40 kali lebih cepat dari Bluetooth. Lewat pembaruan ini, aplikasi tersebut kini hadir dengan konten digital online gratis, termasuk film, video, musik, foto, wallpaper, dan GIF. (Terkait:  Cara Kirim Shareit Lewat Bluetooth ) SHAREit 4.0 juga terintegrasi dengan pemutar media baru yang memungkinkan kamu mengelola dan menikmati video dan musik pilihan kapan saja dan di mana saja. "Konsumsi konten digital, terutama video, kini sedang meningkat secara global, sehingga 80% lalu lintas internet pada 2019 nanti akan didominasi oleh konten video," kata Michael Qiu, CEO SHAREit Technology Co Ltd dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (13/2/2018). Michael memaparkan penelitian Pew Research pada 2017 menunjukkan 70%...