Langsung ke konten utama

Masalah Yang Sering Terjadi di Play Store dan Solusinya!


Pernahkah Anda mengalami masalah ketika mengakses Google Play Store ? Beberapa masalah seperti error dan bug sering ditemukan di Google Play Store. Ada berbagai penyebab masalah tersebut diantaranya, terlalu banyak cache, koneksi internet tidak stabil, hingga ruang penyimpanan yang tidak mencukupi serta hal lainnya. Apabila masalah yang terjadi pada Play Store ini tidak segera diatasi, maka akan timbul masalah lain. Oleh karena itu, segera atasi masalah pada Play Store tersebut. Berikut Cara Mengatasi Google Play Terhenti.

Error Code 194

Masalah ini biasanya muncul ketika pengguna mengunduh beberapa game dan aplikasi tertentu di Google Play Store. Untuk mengatasinya, lakukan hal berikut.

Buka menu Settings pada perangkat Android Anda.
Pilih Application atau App Manager.
Lalu pilih opsi All.
Kemudian geser hingga menemukan aplikasi Google Play Store.
Selanjutnya buka detail aplikasi dan sentuh tombol Force Stop.
Setelah itu, sentuh tombol Clear Data.
Error DF-BPA-09 ‘Error Processing Purchase’

Google Play Error Processing Purchase DF-BPA-09 seringkali terjadi ketika pengguna mengunduh sebuah aplikasi. Error ini tidak akan berhenti setelah mengunduh ulang aplikasi yang diinginkan. Untuk mengatasinya cukup mudah, berikut caranya.

Buka menu settings pada smartphone Android Anda.
Pilih Application atau App Manager.
Lalu pilih “All”.
Selanjutnya geser ke bawah sampai menemukan Google Services Framework.
Setelah itu pilih opsi ‘clear data’ lalu sentuh OK.

Jika cara ini tidak berhasil juga, pergilah ke halaman Google Play di Desktop. Install aplikasi yang menyebabkan error melalui PC atau Desktop Anda. Seharusnya dengan cara ini, error ini bisa teratasi dengan mudah.

Error Code 495

Ketika Anda memperbarui aplikasi di Google Play Store https://www.termudah.com/2019/01/cara-mengatasi-google-play-terhenti.html, biasanya masalah error dengan code 495 sering terjadi. Guna mengatasi error tersebut, Anda harus menghapus data Google Play Store terlebih dulu.

Pertama-tama buka menu settings.
Pilih menu Application atau App Manager.
Tekan All.
Geser hingga menemukan aplikasi Google Play Store.
Hapus data dengan Clear Data.
Kemudian hapus juga data pada Google Services Framework.
Selanjutnya hapus Google Account pada perangkat Anda.
Lalu reboot perangkat Android Anda.
Terakhir, buat akun baru Google Play Anda.

Sumber: Selular.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...

Tahukah Kalian Sejarah Coklat Toblerone? Sejarah Coklat Toblerone

Siapa sih yang engga suka dengan Coklat Toblerone ? Coklat berbentuk segitiga yang unik dan rasa yang khas ini sudah memiliki penggemar di belahan dunia. Tahukah kalian sejarah si coklat segitiga ini? Coklat ini pertama diciptakan oleh Theodor Tobler dan Emil Baumann di Bern, di Swiss pada 1907. Mereka mengembangkan rasa cokelat susu unik yang dicampur dengan nougat, almond, dan madu. Nama Toblerone sendiri merupakan penggabungan dari kata Tobler yaitu nama si pencipta dan Torrone dari bahasa italia yang merupakan sejenis nougat. Toblerone merupakan produk coklat batangan pertama yang mengambil bentuk berbeda dari biasanya dan menjadi ikonik yang konon katanya terinspirasi dari Matterhorn di Pegunungan Alpen dan juga logo Toblerone mengandung gambar beruang yang tersembunyi yang melambangkan kota Bern di Swiss. Coklat Toblerone ini gak cuma memiliki rasa yang manis tapi coklat ini juga merupakan pioner dari produk coklat berisi. Sejak 1970-an sudah dipasarkan berbagai varias...

Wajib Tahu! Penjelasan Soal Penyadapan Smartphone dari Nomor *#21#

Jakarta - Informasi palsu seputar penyadapan smartphone kembali beredar melalui aplikasi chatting. Kali ini, dalam isi pesan menyebutkan, seseorang dapat mengetahui apakah smartphone-nya disadap atau tidak dengan cara menekan *#21#. "Kepada rekan-rekan untuk berhati-hati dari kemungkinan penyadapan nomor HP kita. Anda bisa melakukan pengecekan sekarang juga di hp anda sendiri dengan mengetik :*#21#Lalu tekan/sentuh tombol Call. Maka akan ada respon dengan memunculkan tampilan : Voice : Tidak diteruskan Data : Tidak diteruskan Faks : Tdak diteruskan SMS : Tidak diteruskan Paket : Tidak diteruskan PAD : Tidak diteruskan Sinkron : Tidak diteruskan Tidak Singkron : Tidak diteruskan Apabila ada salah satu yg DITERUSKAN, maka bisa dipastikan Nomor anda telah disadap!!! Semoga Bermanfaat...," tulis pesan tersebut. Setelah ditelusuri, kombinasi *#21# sebenarnya digunakan untuk mengaktifkan call forwarding atau pengalihan panggilan. Jadi, fitur ini akan mengalihkan p...