Langsung ke konten utama

Sinopsis Sodrun Merayu Tuhan Episode Terakhir


Berikut adalah sinopsis Sodrun Merayu Tuhan episode terakhir, Rabu 14 Maret 2018.

Meriana, Sodrun, Khadijah, dan Sopiah akan berangkat ke peresmian pesantren. Saat itu, Wira datang dengan mobilnya dan membuat Meriana kaget. Meriana bertanya pada Wira, bukankah acara ulang tahun Clara digelar malam hari. Wira  menjawab siang harinya ada kumpul dulu dengan teman-temannya di hotel. Meriana tampak ragu. Sodrun lantas mengatakan, "Kalau Mamah berangkatnya nanti malam aja, gimana, Om? Karena hari ini giliran peresmian pesantren". Wira tampak kecewa, pasalnya ia sudah berjanji untuk datang. Sodrun lalu mengatakan kemarin ibunya sudah batal mengaji, masa kali ini batal lagi.

Anisa dan Hamdun sedang membersihkan rumah dibantu Boy, Oim, dan beberapa warga. Saat itu, Haji Toyib datang mengambil kunci kontrakan. Hamdun lalu menyerahkan kunci pada Haji Toyib dan meminta uang kontarakan dikembalikan karena sudah membayar setahun. Haji Toyib bilang akan mengembalikan ke Raihan karena ia yang membayar.

Hamdun lalu menjelek-jelekkan Raihan dan mengatakan hal itu dilakukan Raihan untuk mendekati Anisa. Hamdun berkata, sampai kapan pun dia tidak akan mengizinkan Anisa menikah dengan Raihan. Oim yang mendengar hal itu jadi kesal dan membela Haji Toyib. Hamdun semakin marah dan meminta Oim tak ikut campur. Oim yang emosi menyebut Hamdun sebagai manusia tidak tahu terima kasih. Ia juga menyebut uang kontrakan rumah Hamdun sudah ditebus Raihan tapi masih memusuhi Raihan. Hal ini membuat Hamdun dan warga kaget. Hamdun yang tidak percaya lalu menelepon Usman. Hamdun berbicara dengan Usman dan kesal mengetahui ucapan Oim benar. Hamdun lalu ditertawai Oim dan warga. Lalu, Toyib mengajak Oim ke pesantren Sodrun sekaligus menjemput Sutar, Rasid, dan Chika.

Sinopsis Sodrun Merayu Tuhan Episode Terakhir, Rabu 14 Maret 2018

Di pesantren, Sodrun, Khadijah, Sopiah, dan Dayat, Haji Toyib sedang meresmikan pesantren. Sodrun memberi sambutan dan motivasi ke anak yatim supaya tetap semangat belajar. Ada pula Oim, Sutar, Rasid, dan Chika yang ikut acara peresmian pesantren bersama anak-anak yatim.

Meriana dan Wira berada di lift hendak ke acara makan siang dan karaoke dengan teman-temannya. Tiba-tiba, listrik mati dan lift berhenti. Meriana dan Wira kaget, lalu memenghubungi operator lift. Tetapi, HP-nya tidak bisa menyambung. Wira lantas mencoba menelepon untuk meminta bantuan, tetapi HP-nya tidak mendapat sinyal dan ponselnya mati.

Wira lalu menyuruh Meriana menggunakan HP-nya, namun ia juga tidak mendapat sinyal. Wira kemudian menggedor-gedor pintu lift sambil berteriak panik, ia ketakutan akan mati di dalam lift. Meriana pun meminta Wira tenang, namun ia justru dimarahi. Hal ini membuat Meriana mengingat ucapan Sodrun, kalau Wira bukan calon suami yang baik dan tidak bisa menjadi pemimpin untuknya.

Sodrun terus terbayang wajah Meriana dan berbicara dengan Khadijah. Khadijah lalu meminta Sodrun menelepon Meriana. Sodrun pun bergeser ke teras pesantren untuk menghubungi Meriana. Meriana dengan senang menerima telepon Sodrun. Ia mengatakan sudah berkali-kali menghubungi operator hotel namun tidak bisa. Ia heran, mengapa Sodrun justru bisa menelpon dirinya. Meriana lalu memberi tahu terjebak di lift hotel. Hal ini membuatnya kaget. Meriana lantas meminta doa dari Sodrun. Dengan mengaktifkan speaker ponselnya, Sodrun meminta doa dari anak-anak yatim untuk keselamatan keluarga dan untuk ibunya. Saat meminta doa, Sodrun terlihat meneteskan air mata.

Meriana mengikuti doa yang dibaca anak-anak yatim. Namun, Wira yang ketakutan tetap berteriak meminta tolong. Meriana lalu menyuruh Wira berdoa, tetapi Wira bilang tidak bisa berdoa. Yang terpenting baginya saat ini adalah menelpon operator, bukan doa. Wira ingin memakai HP Meriana untuk menghubungi operator. Saat itu pula Meriana mulai sadar dan memarahi Wira karena tengah mengikuti doa anak-anak yatim. Wira kesal dan memarahi Meriana. Tiba-tiba lift bergerak seakan mau jatuh dan membuat Wira semakin panik ketakutan. Meriana terus mengikuti doa anak-anak Yatim yang terdengar di speaker HP. Sodrun pun tetap meminta Meriana berdoa. Lift pun dibuka oleh mekanik. Meriana dan Wira keluar lift. Meriana bilang kepada Sodrun dirinya sudah keluar lift dengan selamat. Sodrun pun minta Meriana bersyukur kepada Allah karena semua itu berkat pertolongan Allah. Meriana bersyukur dan mengikuti doa yang disebutkan Sodrun.

Demikian sinopsis Sodrun Merayu Tuhan episode terakhir, Rabu 14 Maret 2018.

Sumber :

  1. TabloidBintang, https://www.tabloidbintang.com/film-tv-musik/sinopsis/read/95101/sinopsis-sodrun-merayu-tuhan-episode-terakhir-rabu-14-maret-2018
  2. Biodata Pemain Sodrun Merayu Tuhan Profil Nama Asli Foto Pemeran Lengkap; BiodataPro.blogspot.com; Diulas oleh : Gisella Preswita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...

Mengungkap Kacamata Pintar Terbaru BMW: Motorrad Connected Ride Smartglasses

BMW telah meluncurkan inovasi terbarunya, yaitu kacamata pintar yang dirancang khusus bagi pengendara sepeda motor, diberi nama Motorrad Connected Ride Smartglasses. Kacamata ini dilengkapi dengan teknologi head-up display (HUD) yang memberikan tampilan data secara transparan tanpa mengharuskan pengendara melihat ke bawah seperti pada dashboard konvensional. Dalam pernyataan resmi, BMW menyatakan bahwa kacamata ini mampu memproyeksikan data penting seperti navigasi, kecepatan, atau persneling langsung ke bidang penglihatan pengendara, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Motorrad Connected Ride Smartglasses dapat dengan mudah terhubung ke ponsel pintar melalui koneksi Bluetooth dan aplikasi yang disediakan. Pengendara dapat mengatur proyeksi dan menyesuaikan pengaturan kacamata baik sebelum atau saat berkendara melalui pengontrol yang terletak di setang sepeda motor. Dengan antarmuka pengguna yang individual dan fungsionalitas tingkat tinggi, kacamata pintar ini memberik...

SHAREit 4.0 Bisa Transfer 200 Kali Lebih Cepat dari Bluetooth

SHAREit baru saja merilis pembaruan versi 4.0. Aplikasi sharing file lintas platform ini diklaim mampu mentransfer file dengan kecepatan tertinggi mencapai 20MB per detik atau 200 kali lebih cepat dari Bluetooth. Sementara pada versi sebelumnya, katanya 40 kali lebih cepat dari Bluetooth. Lewat pembaruan ini, aplikasi tersebut kini hadir dengan konten digital online gratis, termasuk film, video, musik, foto, wallpaper, dan GIF. (Terkait:  Cara Kirim Shareit Lewat Bluetooth ) SHAREit 4.0 juga terintegrasi dengan pemutar media baru yang memungkinkan kamu mengelola dan menikmati video dan musik pilihan kapan saja dan di mana saja. "Konsumsi konten digital, terutama video, kini sedang meningkat secara global, sehingga 80% lalu lintas internet pada 2019 nanti akan didominasi oleh konten video," kata Michael Qiu, CEO SHAREit Technology Co Ltd dalam keterangan yang diterima detikINET, Selasa (13/2/2018). Michael memaparkan penelitian Pew Research pada 2017 menunjukkan 70%...