Langsung ke konten utama

Ada yang Beda dari 'Roman Picisan' Sinetron dan Film

IMG by : detik.com
Jakarta - Diadaptasi dari serialnya di layar kaca, 'Roman Picisan' kini diangkat ke layar lebar. Meski dasar ceritanya membawa kisah percintaan di antara dua tokohnya Roman dan Wulan, namun 'Roman Picisan' di film diakui memiliki perbedaan cerita.

"Sebenernya ini lanjutan tapi bukan berarti yang nggak nonton seriesnya nggak bisa nonton juga gitu loh. Karena tetep menyajikan cerita yang tema beda tapi karakter yang sama gitu," ujar Umay Shahab salah satu pemeran dalam 'Roman Picisan'.

Dalam film, Roman diceritakan tengah menempuh kuliah di Belanda. Ia terpisah ribuan km dari sang kekasih Wulan, di Jakarta.

Kehidupan berjalan semakin berarna ketika Roman dipertemukan dengan seorang cewek yang diam-diam menyukainya di negara tersebut.

'Roman Picisan' disutradarai oleh Monty Tiwa. Film ini turut menggandeng bintang muda Arbani Yasiz, Dinda Azani juga Beby Tsabina dalam cerita.

Bagi Beby Tsabina, terlibat dalam drama 'Roman Picisan' diakuinya film ini membuatnya memiliki pengalaman berkesan setelah akting bareng Dinda Azani hingga Umay Sahab.

"Sampai saat ini kita kompak sih. Ke mana-mana bareng, serulah pokoknya," tukas Beby.

Sumber :

  1. Detik.com : https://hot.detik.com/movie/4154183/ada-yang-beda-dari-roman-picisan-sinetron-dan-film
  2. Biodata Pemain Roman Picisan Profil Nama Asli Foto Pemeran Lengkap ; BiodataPro, Diulas Oleh : Gisella Preswita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Merk Coklat Batang yang Paling Enak untuk Makanan

Suka membuat kue sendiri di rumah? Tentu saja Anda akan memerlukan bahan-bahan yang biasa dibeli di toko bahan-bahan kue, seperti tepung, mentega, baking soda, sampai dengan coklat batang khusus untuk membuat kue. Namun, informasi mengenai merk coklat batang yang enak untuk memasak ternyata masih sangat minim tersebar di internet. 5 Merk Coklat Batang yang Paling Enak untuk Makanan  1. Colatta Professional Chocolates Dewasa ini, Anda tidak perlu pusing saat harus mencari merk coklat batang yang enak untuk keperluan membuat kue atau memasak hidangan lain. Pasalnya, sekarang sudah banyak dijual Colatta Professional Chocolates di berbagai supermarket. Merk ini memang sangat terkenal menyajikan beragam coklat blok dengan berbagai jenis. Varian yang ditawarkan Colatta Professional Chocolates ada bermacam-macam, mulai dari Dark, Milk, White, sampai dengan Strawberry Flavored. Selain itu, harga produk ini juga cukup terjangkau. Produk coklat dari Colatta ini mudah diolah menjadi ...

Tahukah Kalian Sejarah Coklat Toblerone? Sejarah Coklat Toblerone

Siapa sih yang engga suka dengan Coklat Toblerone ? Coklat berbentuk segitiga yang unik dan rasa yang khas ini sudah memiliki penggemar di belahan dunia. Tahukah kalian sejarah si coklat segitiga ini? Coklat ini pertama diciptakan oleh Theodor Tobler dan Emil Baumann di Bern, di Swiss pada 1907. Mereka mengembangkan rasa cokelat susu unik yang dicampur dengan nougat, almond, dan madu. Nama Toblerone sendiri merupakan penggabungan dari kata Tobler yaitu nama si pencipta dan Torrone dari bahasa italia yang merupakan sejenis nougat. Toblerone merupakan produk coklat batangan pertama yang mengambil bentuk berbeda dari biasanya dan menjadi ikonik yang konon katanya terinspirasi dari Matterhorn di Pegunungan Alpen dan juga logo Toblerone mengandung gambar beruang yang tersembunyi yang melambangkan kota Bern di Swiss. Coklat Toblerone ini gak cuma memiliki rasa yang manis tapi coklat ini juga merupakan pioner dari produk coklat berisi. Sejak 1970-an sudah dipasarkan berbagai varias...

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...