Langsung ke konten utama

Cara Mencuci Popok Clodi Supaya Awet

Apakah Bunda menggunakan Clodi untuk si kecil daripada popok sekali pakai ? Cloth Diaper, atau disingkat menjadi clodi, adalah popok kain modern. Berbeda dengan popok kain tradisional, cloth diaper (clodi) ini dibuat dari bahan yang dapat menyerap cairan sehingga dapat tahan dipakai dalam rentang waktu tertentu. Jadi secara sederhana, cara kerja clodi dapat dikatakan seperti disposable diaper (diaper sekali pakai), tetapi dapat dicuci ulang, sehingga dapat digunakan berulang-ulang.


Ketika Bunda memilih clodi ketimbang popok sekali pakai, salah satu pertimbangannya pasti karena clodi bisa dipakai berulang kali dalam jangka panjang sehingga lebih menghemat pengeluaran untuk si kecil. Tetapi perawatan clodi yang benar perlu Bunda lakukan agar clodi tetap awet, bersih dan nyaman dipakai si kecil. Misalnya melipat dan mengetahui cara menggunakan mesin cuci untuk membersihkan clodi juga dapat menjaga keawetan perlengkapan bayi yang satu ini. Tentu Bunda paham bahwa bagian terbesar dalam berurusan dengan clodi adalah membersihkan kotoran di atasnya dan mencucinya.

Cucian pertama


Clodi yang baru dibeli seharusnya dicuci terlebih dulu sebelum Bunda pakaikan ke si kecil untuk menyingkirkan berbagai bahan kimia yang tertinggal selama proses produksi di pabrik. Bunda pasti tidak mau kulit sensitif si kecil terpapar zat-zat berbahaya ini. Cucian pertama ini juga untuk melembutkan clodi dan membantunya agar menyusut ke ukuran tetapnya. Semakin lembut clodi, semakin baik daya serapnya.

Cucilah clodi baru dengan air bersuhu sekitar 60 derajat Celcius setidaknya sekali. Clodi berbahan katun organik atau serat rami kadang memerlukan lebih dari sekali cuci agar mencapai daya serap maksimal sebelum dipakai untuk pertama kalinya. Selalu ikuti petunjuk perawatan di label atau kemasan clodi. Jika Bunda memakai jenis ini tanpa memberinya kesempatan mencapai daya serap maksimal, kebocoran mungkin terjadi.

Lima sampai enam kali cuci dengan air panas akan menghilangkan kandungan minyak alami yang bisa menolak air pipis bayi. Untuk menyiasati agar tidak terlalu menghabiskan banyak waktu, ikuti pola ‘cuci dua kali lalu keringkan’ dan ulangi hingga tiga kali.

Cucian sehari-hari


Selain mengikuti cara menggunakan mesin cuci secara umum, ada beberapa langkah tambahan yang perlu Bunda lakukan sebelum dan ketika mencuci clodi.

Langkah 1: Buang kotoran padat pada clodi. Bunda bisa menjatuhkannya ke WC jika kotorannya kering atau menyemprotnya dengan air untuk kotoran yang agak cair.

Langkah 2: Pastikan clodi dalam kondisi terbuka sehingga bagian kotornya akan terjangkau air di dalam mesin cuci. Keluarkan penyumpal clodi agar tercuci bersih juga.

Langkah 3: Masukkan clodi dan penyumpalnya ke tabung mesin cuci, namun jangan menjejalinya. Dua puluh hingga 24 clodi dalam sekali cuci merupakan ukuran optimal atau sesuaikan dengan ukuran mesin cuci.

Langkah 4: Jalankan mesin cuci pada putaran bilasan (prewash) dengan air dingin.

Langkah 5: Setelah prewash, jalankan mesin cuci pada putaran pencucian dengan air bersuhu 60 derajat Celcius dengan deterjen yang cocok untuk pakaian bayi lalu bilas dengan air biasa.

Langkah 6: Periksa apakah clodi telah bersih dan tidak berbau. Jika tidak, ulangi langkah sebelumnya.

Langkah 7: Keringkan di udara terbuka di dalam atau luar ruangan. Sinar matahari membantu menghilangkan noda pada clodi. Berhati-hatilah menggunakan mesin pengering untuk clodi. Baca aturan pakainya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

5 Merk Coklat Batang yang Paling Enak untuk Makanan

Suka membuat kue sendiri di rumah? Tentu saja Anda akan memerlukan bahan-bahan yang biasa dibeli di toko bahan-bahan kue, seperti tepung, mentega, baking soda, sampai dengan coklat batang khusus untuk membuat kue. Namun, informasi mengenai merk coklat batang yang enak untuk memasak ternyata masih sangat minim tersebar di internet. 5 Merk Coklat Batang yang Paling Enak untuk Makanan  1. Colatta Professional Chocolates Dewasa ini, Anda tidak perlu pusing saat harus mencari merk coklat batang yang enak untuk keperluan membuat kue atau memasak hidangan lain. Pasalnya, sekarang sudah banyak dijual Colatta Professional Chocolates di berbagai supermarket. Merk ini memang sangat terkenal menyajikan beragam coklat blok dengan berbagai jenis. Varian yang ditawarkan Colatta Professional Chocolates ada bermacam-macam, mulai dari Dark, Milk, White, sampai dengan Strawberry Flavored. Selain itu, harga produk ini juga cukup terjangkau. Produk coklat dari Colatta ini mudah diolah menjadi ...

Tahukah Kalian Sejarah Coklat Toblerone? Sejarah Coklat Toblerone

Siapa sih yang engga suka dengan Coklat Toblerone ? Coklat berbentuk segitiga yang unik dan rasa yang khas ini sudah memiliki penggemar di belahan dunia. Tahukah kalian sejarah si coklat segitiga ini? Coklat ini pertama diciptakan oleh Theodor Tobler dan Emil Baumann di Bern, di Swiss pada 1907. Mereka mengembangkan rasa cokelat susu unik yang dicampur dengan nougat, almond, dan madu. Nama Toblerone sendiri merupakan penggabungan dari kata Tobler yaitu nama si pencipta dan Torrone dari bahasa italia yang merupakan sejenis nougat. Toblerone merupakan produk coklat batangan pertama yang mengambil bentuk berbeda dari biasanya dan menjadi ikonik yang konon katanya terinspirasi dari Matterhorn di Pegunungan Alpen dan juga logo Toblerone mengandung gambar beruang yang tersembunyi yang melambangkan kota Bern di Swiss. Coklat Toblerone ini gak cuma memiliki rasa yang manis tapi coklat ini juga merupakan pioner dari produk coklat berisi. Sejak 1970-an sudah dipasarkan berbagai varias...

Membuat Popok Kain Sendiri dengan Mudah

Sebelum maraknya disposable diapers (popok sekali pakai semacam pampers, lebih lanjut akan disebut pospak) Orang tua memakaikan anaknya Popok Kain . Seiring kemajuan jaman, kepraktisanlah yang dicari. Orang tua memakaikan anaknya pospak. Alhasil sampah pospak menumpuk. Akhir-akhir ini, cloth diapers (popok kain) kembali digemari. Ada banyak alasan, antara lain: 1. Karena tidak menimbulkan iritasi pada kulit 2. Bisa dicuci ulang dan dipakai berkali-kali 3. Tidak menimbulkan tumpukan sampah Akhirnya, saya pun ikut tertarik memakaikan popok kain pada anak saya. Mencari popok kain di internet. Popok kain versi lokal dengan harga kisaran 70rb s/d 200rb. Popok kain import dengan harga kisaran 100rb s/d 500rb. Wah, ternyata mahal ya. Namun, coba bandingkan dengan pemakaian pospak. Berapa kali dalam sehari anak membutuhkan pospak? 6 bahkan kadang 8. Untuk itu, saya membeli 2 popok kain lokal. 1 berbahan kain fleece yang lembut namun cukup tebal. 1 lagi berbahan kain poliester yang dil...